Pinggir,”matahukum.id – Sejumlah loteng atau langit-langit ataupun plafon di beberapa ruang belajar lokal kelas Siswa SDN 13 Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Riau, terlihat ambruk dan roboh serta lubang menganga seperti siap menelan mangsa berikutnya dari atas kepala siswa yang sedang belajar di ruangan kelasnya masing-masing.
Dengan jumlah siswa SDN 13 Pinggir sebanyak 287 orang siswa, sudah tentu dapat diprediksi gambarannya jumlah dana BOS yang di terima oleh sekolah tersebut setiap tahunnya, jika di kalikan dengan satuan biaya sebesar Rp. 900.000 per siswa pertahunnya.
Bahkan di wilayah Duri Bengkalis Riau ini juga adalah sebagai daerah penghasil minyak bumi terbasar di Indonesia yang dikategorikan minyak bumi Duri sebagai penopang APBN dan APBD Bengkalis yang selama ini kelola oleh PT. Pertamina Hulu Rokan.
Namun fasilitas pendidikan bagi Siswa-siswi Sekolah Dasar sebagai gerasi anak bangsa sangat jauh dari yang diharapkan.
Menurut salah satu wali kelas siswa DFN 13 Pinggir yang tidak mau namanya dicatut oleh media ini,” menyampaikan bahwa membenarkan anak didiknya siswa Kelas tiga pada masa semester satu yang lalu, pernah ditimpa oleh plafon yang runtuh dari atas hingga membenturkan kepala siswanya, siswa teraebut harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengeluarkan darah luka bocor di kepalanya.
Dikonfirmasi Kepala UPT Koordinator Satuan Pendidikan SDN 13 Pinggir Emidarwati, S.Pd pada Senin 11 Mei 2026 diruang kerjanya mengatakan, terkait plafon sekolah yang sudah roboh di ruangan belajar siswa kelas 1.A dan kelas 1.B serta kelas 2.A dan kelas 3 tersebut, hal itu diakibatkan karena plafon tersebut sudah usang kena air hujan serta di terjang angin sebutnya.
“Untuk antisipasinya kami juga sudah berusaha membenahi dengan cara menempelkan slicon pada atap seng sekolah yang bocor, namun langkah itu tidak mampu mengatasi kebocoran hingga air menembus ke plafon maka terjadinya ambruk plafon semuanya.
Dihubungi Kepala Kordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Pinggir Suherman, S.Pd menyampaikan,”Waalaikumussalam, Sayo cari tau dulu kebenarannya ya pak, singkat jawaban.(mir)












