Rendahnya Minat Warga Menjadi Perserta KB IUD dan IMPLAN Di Puskesmas Kota Duri

Duri,”matahukum.id – Dalam rangka HUT IBI yang ke-75 tahun 2026 bersamaan dengan Hari Bidan Internasional, UPT Puskesmas Kota Duri Kabupaten Bengkalis Riau, per 10 Mei 2026 baru melakukan pelayan KB-IUD dan IMPLAN kepada 34 keluarga (PUS) pasangan usia subur.

Sedangkan Perbandingan data monografi satu data Bengkalis untuk wilayah Kecamatan Mandau pada periode 2022 mencapai 40.183 orang yang tercatat sebagai keluarga usia subur (PUS) tersebut.

Rendah minat warga Duri untuk menjadi sebagai peserta KB-IUD dan IMPLAN tersebut, walaupun telah di motifasinya dengan dana uang transportasi untuk satu orang bernilai sebesar Rp. 75. 000 tersebut, namun hal itu apakah penyebabnya karena kurangnya sosialiasi ataupun adanya kendala lain, hal ini juga belum terjawabkan oleh pihak pelaksana program pelayanan KB-IUD dan IMPLAN Bengkalis.

Dikonfirmasi Kepala UTP Puskesmas Kota Duri melalui penanggung jawab program KB Kecamatan Mandau Selvi Rianti S. KEP menyampaikan, dalam rangka penyambutan HUT IBI yang ke-75 tahun 2026 bersamaan dengan Hari Bidan Internasional, UPT Puskesmas Kota Duri juga membuka layanan program kesehatan jenis KB-IUD dan IMPLAN mulai dari tanggal 29 April sampai dengan tanggal 22 Mei 2027 nantinya.

“Setiap peserta pasien yang mendaftarkan dirinya sebagai pasien pengguna KB-IUD dan IMPLAN tetap diberikan bantuan uang transportasi sebesar Rp. 75. 000 dan Snack, namum per hari ini Minggu 10 Mei 2026 ini kami baru melayani sebanyak 34 orang Pasangan Usia Subur (PUS).

Untuk kegiatan ini semuanya Anggaran dibebankan kepada Disdaldul & KB Bengkalis, tentunya harus kita klaim dulu ke Disdalduk & KB setelah itu, baru diberikan ke pasien secara tunia, namun inisiatif saya untuk sementara waktu ini, saya masih menggunakan uang pribadi saya untuk membayarkan langsung kepada peserta KB-IUD dan IMPLAN yang telah mendaftar sebagai pasien pesertanya.

Motto yang di angkat dalam kegiatan KB serentak seluruh indonesia adalah (Bidan berdaya keluarga sehat Indonesia kuat) dengan jenis pelayanan KB-IUD dan IMPLAN Rencanakan keluarga, wujudkan kekuarga sehat dan sejahtera.

Kegiatan ini juga tidak hanya dilaksanakan di Puskesmas, bahka di tempat lainnya juga mungkin sudah terlaksanakan kegiatan KB serentak tersebut,”terangnya lagi Selvi disela-sela kesibukkannya.(mir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *