MATAHUKUM.ID/SIMALUNGUN — Unit I Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simalungun melaksanakan pemantauan dan koordinasi terkait aktivitas bongkar muat di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Rafih Tehnik dalam rangka Operasi Anti Premanisme “PEKAT TOBA 2025”, Senin (12/5/2025).
Saat dikonfirmasi pada pukul 11.10 WIB, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pengamanan dan pencegahan tindakan premanisme di wilayah hukum Polres Simalungun.
“Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Rencana Operasi ‘PEKAT TOBA 2025’ nomor R/RENOPS/04/IV/OPS.1.3./2025 tanggal 30 April 2025 tentang Penanggulangan dan Penindakan Aksi Premanisme di wilayah Provinsi Sumatera Utara,” ungkap AKP Verry Purba.
Menurut AKP Verry, kegiatan koordinasi dan pengecekan aktivitas bongkar muat dilaksanakan pukul 09.00 WIB di PKS Rafih Tehnik yang berlokasi di Jalan Asahan Km.18, Nagori Pematang Asilom, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
Tim Unit I Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun melakukan koordinasi bersama organisasi masyarakat Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) untuk memastikan kegiatan bongkar muat di CV Rafih Tehnik berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak ada unsur pemaksaan atau premanisme.
“Dalam pengecekan tersebut, tim menemukan anggota SPSI PUK Pematang Asilom yang diketuai oleh Sofyan sedang melakukan bongkar muat Tandan Buah Segar (TBS) di CV Rafih Tehnik,” jelas AKP Verry Purba.
Lebih lanjut, AKP Verry menjelaskan bahwa SPSI yang berada di bawah kepemimpinan Pahala Nainggolan dan Ketua SPSI PUK Pematang Asilom Sofyan memiliki anggota sebanyak 24 orang. Mereka bekerja sebagai tenaga bongkar muat di pabrik kelapa sawit tersebut.
“Dari hasil koordinasi, kedua belah pihak, yaitu SPSI dan pengusaha PKS, telah sepakat bahwa jasa bongkar muat diberikan sesuai dengan kesepakatan tanpa ada tekanan atau paksaan,” terang AKP Verry.
Pengusaha PKS Rafih Tehnik juga telah menyatakan persetujuan bahwa kegiatan bongkar muat di pabriknya dilakukan oleh anggota SPSI. Pihak kepolisian telah menyampaikan kepada pengusaha agar segera melaporkan kepada Polres Simalungun melalui Call Center 110 apabila ada tekanan atau paksaan dari oknum SPSI atau organisasi massa lainnya.
“Kami mengingatkan kepada pengusaha dan masyarakat untuk tidak segan melaporkan jika ada indikasi tindakan premanisme dalam bentuk apapun. Kepolisian siap menindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” tegasnya.
Kegiatan pemantauan dan koordinasi ini merupakan implementasi dari Perkiraan Intelijen Khusus Polres Simalungun R/Kirsus-05/IV/2025/Intelkam tanggal 29 April 2025 tentang Penanggulangan dan Penindakan Aksi Premanisme di wilayah Kabupaten Simalungun.
“Kegiatan ini juga sejalan dengan instruksi Kapolri untuk memberantas segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat dan mengganggu iklim usaha,” tambah AKP Verry.
Setelah melakukan koordinasi dan pemantauan, personil Unit I Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun melaporkan hasil temuan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Kapolres Simalungun melalui AKP Verry Purba menegaskan komitmen Polres Simalungun untuk terus mengawal dan memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya, termasuk mencegah dan menindak segala bentuk premanisme.
“Operasi PEKAT TOBA 2025 ini akan terus dilaksanakan untuk mengantisipasi dan menindak segala bentuk premanisme di wilayah hukum Polres Simalungun. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif bagi keamanan dan kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat,” pungkas AKP Verry Purba.
Kegiatan pemantauan tersebut dilaporkan berlangsung dengan lancar dan situasi di lokasi dalam keadaan aman serta terkendali.
R,Dmk
Berita Terkait
Solid dan Sinergis! Kapolres Simalungun Ikuti Rakor Lintas Sektoral dan Arahan Langsung Kapolri Via Zoom Meeting, Perkuat Stabilitas Kamtibmas Hadapi Dinamika Global SIMALUNGUN – Jajaran Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, menunjukkan keseriusan dan kesiapan penuh dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.I.K., S.H., M.M., bersama seluruh pejabat utama dan para Kapolsek jajaran mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral sekaligus menerima arahan langsung dari Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melalui Zoom Meeting, pada Selasa, 28 April 2026, pukul 13.20 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Sat Lantas Polres Simalungun, Jalan Asahan KM 7, Nagori Pantoan Maju, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Hal ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Selasa, 28 April 2026, sekira pukul 20.20 WIB. “Kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk nyata Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat. Seluruh pimpinan dan pejabat utama Polres Simalungun hadir dan mengikuti arahan Kapolri dengan penuh perhatian dan kesungguhan,” ujar AKP Verry Purba. Rakor tersebut dihadiri secara lengkap oleh Wakapolres Simalungun, KOMPOL Imam Alriyuddin, S.H., M.H., Kabag Ops KOMPOL Martua Manik, S.H., M.H., Kabag Log KOMPOL Pandapotan Butar-butar, S.H., seluruh Kasat fungsi, para Kapolsek jajaran, hingga pejabat struktural Polres Simalungun. Kehadiran masif seluruh pimpinan ini mencerminkan keseriusan jajaran Polres Simalungun dalam menyerap dan menjalankan setiap arahan pimpinan tertinggi Polri. Dalam arahannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah tantangan global yang terus berkembang. “Menjaga situasi stabilitas kamtibmas membutuhkan kesamaan langkah dalam menghadapi tantangan yang bersifat dinamis, guna mendukung tercapainya Asta Cita Presiden,” ucap Kapolri sebagaimana disampaikan kembali oleh AKP Verry Purba. Kapolri juga menyoroti dampak gejolak geopolitik dunia yang berpotensi mengguncang stabilitas nasional. “Turbulensi situasi di kawasan Teluk dapat berdampak pada tekanan stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan dalam negeri. Hal ini berpotensi memunculkan isu-isu yang berdampak langsung pada kondisi kamtibmas di Indonesia,” ungkap AKP Verry Purba meneruskan arahan Kapolri. Kapolri juga mengingatkan seluruh jajaran untuk mewaspadai isu konflik sosial dan ketimpangan ekonomi yang bisa menjadi pemicu kerawanan. “Isu-isu tersebut harus kita mitigasi dengan narasi-narasi positif. Isu krisis di bidang industri dan lapangan kerja juga perlu diantisipasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar,” ujar AKP Verry Purba mengutip arahan Kapolri. Lebih lanjut, Kapolri menegaskan pentingnya deteksi dini dan kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi ketidakpastian global. “Ketidakpastian global harus direspons dengan deteksi dini terhadap potensi permasalahan di lapangan, sehingga setiap isu dapat dimitigasi dan ditangani secara cepat, tepat, dan akurat,” ucap AKP Verry Purba. Kapolri juga mendorong seluruh lembaga untuk saling mendukung sesuai peran dan tugasnya masing-masing melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, menyambut positif seluruh arahan tersebut. “Kami siap menjalankan setiap arahan Kapolri dengan penuh tanggung jawab. Polres Simalungun akan terus meningkatkan sinergi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan terciptanya rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum kami,” ungkap AKBP Marganda Aritonang. AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan menegaskan kesiapan penuh jajaran Polres Simalungun. “Kegiatan Rakor Lintas Sektoral ini menjadi bekal penting bagi kami dalam menghadapi dinamika situasi yang terus berkembang. Polres Simalungun siap bersinergi dan berkolaborasi demi menjaga kamtibmas yang kondusif di wilayah Simalungun,” ujarnya. R, Dm
Post Views: 71