Tiga Serangkai Plafon SDN 35 Mandau Sudah Lapuk Meleleh Berjuntai Juntai 

Duri,”matahukum.id – Untuk mengelabui terlihat plafon yang sudah lapuk meleleh dan berjuntai-juntai kebawah seperti sarang burung, setiap lokal kelas SDN 35 Mandau dihiasi dengan umbul-umbul kertas yang berwarna-warni.

Berdasarkan pantuan dilapangan pada Selasa 29 April 2025, terlihat beberapa ruang kelas siswa SDN 35 Mandau pada plafonnya sudah lapuk bahkan sebagian sudah terkepulas seperti sarang burung berjuntai-juntai kebawah hanya menunggu jatuhnya saja, dan berpotensi menimpa siswa-siswi yang sedang belajar di ruang kelasnya.

Fenomena dunia pendidikan di SDN 35 Mandau ini terlihat sepertinya kompak dengan SDN 11 Mandau dan SDN 24 Mandau, bak kata pepatah sepertinya tiga serangkai pada kondisi plafon sekolahnya, yang sudah lapuk berlubang-lubang dan terkelupas, dan terindikasi sepertinya dibiarkan begitu sengaja tidak terawat oleh pengelola sekolah, ataupun kondisi tersebut hanya secara kebetulan saja, penulispun belum mendapatkan kebenarannya.

Melihat kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan tersebut, oleh penulis ini mencoba cari tau sebab musababnya kenapa belum diperbaiki dalam jangka waktu yang sudah cukup lama itu dibiarkan begitu saja, sedangkan Pemerintah sudah menganggarkan anggaran yang cukup besar untuk renovasi sekolah, baik itu melalui anggaran BOS dan anggaran DAK serta Dana Insentif Daerah (DID) dengan tujuan pemerintah adalah, anggaran-anggaran tersebut untuk merawat aset pendidikan seperti ruang belajar maupun bangunan sekolah lainnya.

Dijumpai beberapa guru yang sedang istirahat mengajar di ruang majelis guru menyampaikan, Kepala Sekolah Fadli Erni, SPd.,SD sedang keluar pak, kalau operator/tenaga pustaka mungkin ada di ruangannya pak.

Mendapatkan informasi tersebut, oleh penulis ini bergegas mencari keberadaan tenaga pustaka/operator sekolah, dan tidak lama berselang beberapa menit saja, petugas tersebut pun keluar dari salah satu ruangan dan menanyakan kepada penulis, ada pak?, “jawab penulis, saya mau menjumpai kepala sekolah ingin mewawancarainya sedikit tentang kondisi sekolah ini, petugas tersebut mengatakan kepala sekolah sedang keluar ada rapat, “disambut kembali oleh penulis, baik pak, nanti tolong sampaikan kepada kepala sekolah, saya dari media matahukum.id ingin mewawancarainya terkait kondisi sekolah hari ini, tentang penyebabnya plafon lapuk yang sudah berjuntai-juntai kebawah tersebut, oleh penulis sembari juga meninggalkan nomor contact solulernya supaya bisa di jawab lewat pesat WhatsApp saja, agar tidak terlalu menyita waktu kepala sekolah SDN 35 Mandau tersebut, namun setelah di tunggu selama 1X24 jam pun pihak sekolah tidak memberikan klarifikasi apapun terhadap konfirmasi dari penulis, sampai berita ini dipublikasi sebagai informasi publik, penulis belum juga mendapatkan jawaban yang sebenarnya.(mir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *