MATAHUKUM.ID/SIMALUNGUN– Air mata Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, SIK, SH, MM, tidak tertahan saat memeluk satu per satu dari 50 anak yatim piatu yang hadir di Halaman Satpas Sat Lantas Polres Simalungun, Kamis sore, 5 Maret 2026. “Kalian bukan sendiri. Polri adalah keluarga kalian. Gantungkan cita-cita setinggi langit dan jauhi narkoba agar masa depan kalian cerah,” bisik Kapolres sambil memeluk erat seorang anak yatim yang juga ikut menangis. Inilah momen paling mengharukan dari program Sapa Ramadan Door To Door yang dirangkai dengan buka puasa bersama dan bakti religi penyaluran santunan.
Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Kamis malam, 5 Maret 2026, sekitar pukul 21.10 WIB, menjelaskan kegiatan yang sangat emosional ini. “Kapolres Simalungun menggelar program Sapa Ramadan Door To Door dengan berbuka puasa bersama dan bakti religi menyalurkan santunan kepada 50 anak yatim piatu serta kaum dhuafa pada Kamis, 5 Maret 2026, mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai di Halaman Satpas Sat Lantas Polres Simalungun. Ini adalah momen yang sangat menyentuh hati,” ujar Kasi Humas dengan suara bergetar.
Kegiatan ini berdasarkan Surat Perintah Kapolres Simalungun Nomor Sprin/234/III/HUK.6.6./2026 tanggal 3 Maret 2026. “Dasar pelaksanaannya adalah UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, Rencana Kerja Polres Simalungun dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan 1447 H, dan Surat Perintah Kapolres. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini adalah program resmi dan terencana dengan baik,” ungkap AKP Verry.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Muhammad Nur Zamzami Harahap yang sangat khidmat. “Suara tilawah yang merdu membuat suasana semakin khusyuk. Banyak yang tersentuh hatinya mendengar bacaan Al-Quran yang sangat indah,” kata Kasi Humas.
Kapolres AKBP Marganda Aritonang menyampaikan sambutan yang sangat menyentuh. “Kapolres mengucapkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia-Nya sehingga bisa berkumpul dalam rangka Sapa Ramadan Door to Door yang dirangkai dengan buka puasa. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini adalah momentum untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim,” ungkap AKP Verry.
Yang paling menyentuh adalah pesan Kapolres kepada anak-anak yatim. “Kapolres berpesan kepada anak-anak: ‘Tetap semangat belajar, gantungkan cita-cita setinggi langit, dan jangan pernah merasa sendiri karena Polri akan selalu hadir menjadi keluarga untuk kalian semua.’ Kata-kata ini membuat banyak anak menangis terharu,” kata Kasi Humas.
Pesan anti-narkoba juga sangat ditekankan. “Kapolres berpesan dengan sangat serius: ‘Anak-anak, jauhi narkoba karena akan merusak masa depanmu sendiri dan juga merusak masa depan bangsa kita. Negara Indonesia harus mempunyai generasi emas untuk membangun bangsa. Oleh karena itu kita lindungi anak kita dari bahaya narkoba!’ Pesan ini disampaikan dengan penuh perhatian dan kasih sayang,” ungkap AKP Verry.
Puncak acara adalah penyerahan santunan kepada 50 anak yatim. “Kapolres secara personal menyerahkan santunan kepada masing-masing anak yatim. Beliau tidak hanya serah terima, tapi benar-benar memeluk erat, mengusap kepala, dan berbisik pesan-pesan motivasi kepada setiap anak. Banyak yang menangis, termasuk Kapolres sendiri,” kata Kasi Humas dengan terharu.
Lima puluh anak yatim ini berasal dari lima polsek. “Masing-masing 10 anak dari Polsek Tanah Jawa, Polsek Bangun, Polsek Serbelawan, Polsek Perdagangan, dan Polsek Bosar Maligas. Total 50 anak yatim yang mendapat santunan dan kasih sayang dari Polres Simalungun,” ungkap AKP Verry.
Salah seorang anak yatim, Rani, 12 tahun, dari Polsek Tanah Jawa, menceritakan perasaannya. “Saya sangat terharu. Pak Kapolres peluk saya sambil bilang ‘Semangat ya Nak, Bapak yakin kamu bisa jadi dokter seperti cita-citamu.’ Saya menangis karena sudah lama tidak ada yang peluk saya seperti itu sejak Bapak saya meninggal. Terima kasih Pak Kapolres,” ungkap Rani sambil menangis.
Seorang anak yatim laki-laki, Andi, 14 tahun, dari Polsek Bangun, juga memberikan testimoni. “Pak Kapolres tanya saya mau jadi apa. Saya bilang mau jadi polisi seperti Bapak. Pak Kapolres bilang: ‘Bagus! Tapi ingat, jauhi narkoba ya, kalau kena narkoba tidak bisa jadi polisi.’ Saya janji tidak akan pernah sentuh narkoba,” ungkap Andi dengan tekad.
Setelah foto bersama yang sangat emosional, dilanjutkan ceramah oleh Ustad H. Zainal Abidin, L, S.Pd, M.Pd. “Ustad menyampaikan ceramah tentang pentingnya sabar, ikhlas, dan tawakal bagi anak-anak yatim. Beliau juga menekankan bahwa anak yatim adalah anak-anak yang sangat dicintai Allah dan akan mendapat berkah yang luar biasa jika mereka sabar dan rajin beribadah,” kata Kasi Humas.
Buka puasa bersama dilakukan dengan takjil yang sangat lengkap. “Menu takjilnya sangat beragam: kurma, kolak, gorengan, buah-buahan, es, dan berbagai macam kudapan. Anak-anak sangat senang dan makan dengan lahap,” ungkap AKP Verry.
Setelah adzan Maghrib, dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah. “Kapolres menjadi makmum di shaf paling depan bersama anak-anak yatim. Suasana sangat khusyuk. Banyak yang menangis saat sujud, termasuk Kapolres sendiri,” kata Kasi Humas.
Selesai shalat Maghrib, dilanjutkan dengan makan malam bersama. “Menu makan malamnya sangat enak: nasi, ayam goreng, ikan, sayur, sambal, dan berbagai lauk pauk. Anak-anak makan dengan sangat lahap sambil ngobrol dan tertawa bersama Kapolres dan personel Polres Simalungun,” ungkap AKP Verry.
Hadir lengkap jajaran pimpinan Polres Simalungun. “Wakapolres KOMPOL Imam Alriyuddin, seluruh Kabag, seluruh Kapolsek, seluruh Kasat, seluruh Kasie, dan berbagai pejabat Polres Simalungun hadir lengkap. Total hampir 100 personel yang ikut berbuka puasa dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim,” kata Kasi Humas.
Kapolsek Tanah Jawa KOMPOL Banuara Manurung yang membawa 10 anak yatim memberikan testimoni. “Ini adalah kegiatan yang sangat mulia. Anak-anak yatim di wilayah saya sangat senang dan terharu bisa buka puasa bersama Kapolres. Mereka merasa dihargai dan diperhatikan. Terima kasih kepada Kapolres yang sangat peduli,” ungkap Kapolsek.
Kasi Humas menegaskan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan sosial-religius rutin. “Kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim yang dilakukan Polres Simalungun adalah kegiatan sosial-religius di bulan Ramadan untuk meningkatkan kepedulian sosial, mempererat silaturahmi, dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang membutuhkan. Ini akan terus kami lakukan setiap tahun,” ungkap AKP Verry.
Di akhir keterangannya, Kasi Humas menyampaikan pesan mengharukan. “Kepada 50 anak yatim yang hadir: kalian adalah anak-anak istimewa yang sangat dicintai Allah dan Polres Simalungun. Jangan pernah menyerah, terus belajar, gantungkan cita-cita setinggi langit, dan jauhi narkoba. Polri adalah keluarga kalian. Selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga Ramadan ini penuh berkah!” pungkas AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan air mata yang tidak tertahan, sama seperti Kapolres dan puluhan personel yang hadir dalam acara yang sangat emosional dan penuh makna ini.
R, Dmk












