Plafon Sekolah Sudah Hancur Kadis Pendidikan Bengkalis Takpeduli 

Duri,”matahukum.id – Kondisi saat ini di beberapa Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis – Riau, dalam keadaan tidak baik-baik saja, seperti yang terpantau beberapa hari yang lalu di SDN 33 Mandau plafon-plafon yang sudah uzur, rusak, pecah di makan usia.

Menurut Kepala SDN 33 Mandau Erawati, S.Pd.SD terkait plafon Sekolah yang sudah rusak tersebut itu adalah tanggungjawab pihak Dinas, karena Sekolah tidak memiliki anggaran untuk renofasi plafon Sekolah yang sudah rusak.

Begitu juga halnya kondisi Sekolah yang di Kepalai oleh Fadli Erni, SPd.,SD pada SDN 35 Mandau, terlihat plafon-plafonnya yang sudah lapuk, rusak, meleleh dan berjuntai-juntai kebawah seperti sarang burung di dahan pohon setiap lokal kelas siswanya.

Kondisi yang sama pula juga terdapat di SDN 24 Mandau, dibawah pengelolaan Kepala Mimi Salyeni Salim, S.Pd yang membiarkan plafon Sekolah nya hancur, terpantau di bagian ruang kelas siswa belajar, dan pada bagian teras sekolah diperkirakan plafon tersebut sudah lama rusak karena sudah kehitaman pada bagian kayu-kayu dan plafon tersebut.

Tidak hanya itu, di Sekolah SDN 11 Mandau yang dikepalai oleh Astuti Nursyiah SPd., SD., MPd, kondisi plafon Sekolahnya sudah lapuk dan rusak serta bolong-bolong, bahkan kaca jendala lokal Sekolah Sudah Berlubang-lubang namun tidak ada yang peduli dengan kondisi ini.

Dihubungi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo, ST., M.Si melalui solulernya di nomor +62 812-****-9000 sejak pada 25 April sampai dengan 30 April, serta pada 5 Mei dan terakhir pada hari Rabu 7 Mei 2025 tidak diperdulikannya, di telp tidak diangkat, di chat WhatsApp tidak di balas, Kadis Pendidikan Bengkalis tidak peduli terkait menyangkut hal-hal konfirmasi dari pemburu berita, dia abaikan begitu saja walaupun terlihat pesan WhatsApp centrang 2 dan di telp Hp nya tetap berdering tanda nya soluler aktif.

sampai berita ini di publis sebagai informasi publik, Kadis Pendidikan Kabupaten Bengkalis belum memberikan tanggapannya terhadap persoalan yang sangat krusial terkait masa depan pendidikan generasi bangsa ini.(mir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *