Bagansiapiapi, ( Matahukum.id ) – Peringatan malam Nuzulul Quran di Masjid Al-Muslimin, Kecamatan Bangko, berlangsung khidmat pada Sabtu (7/3/2026) malam. Puluhan jemaah hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar pada malam ke-17 Ramadan 1447 Hijriah setelah salat Isya dan sebelum pelaksanaan salat sunah Tarawih berjamaah.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dilanjutkan dengan sambutan pengurus masjid, tausiah agama, serta doa bersama. Peringatan tersebut menjadi momentum bagi jemaah untuk memperkuat hubungan spiritual dengan kitab suci Al-Quran.
Ketua Pengurus Masjid Al-Muslimin, Hendri, ST, mengatakan pelaksanaan peringatan Nuzulul Quran tahun ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Panitia sengaja menggeser waktu kegiatan menjadi sebelum salat Tarawih agar seluruh jemaah dapat mengikuti rangkaian acara secara lebih khusyuk.
“Ramadan tahun ini sedikit berbeda. Peringatan Nuzulul Quran kami laksanakan sebelum salat Tarawih dengan harapan seluruh jemaah dapat menyimak rangkaian acara hingga selesai, kemudian dilanjutkan dengan salat Tarawih berjamaah,” ujarnya.
Sementara itu, tausiah agama disampaikan oleh Ustaz Syaifuldin, A.Ma yang menekankan pentingnya menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup umat Islam. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa bulan Ramadan memiliki keistimewaan karena menjadi waktu diturunkannya Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, Ramadan bukan hanya momentum menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan bagi umat Islam untuk lebih dekat dengan Al-Quran melalui membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya.
“Bulan Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Quran. Di dalamnya juga terdapat malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan. Karena itu, jangan jadikan Al-Quran hanya sebagai pajangan, tetapi jadikan pedoman dalam kehidupan,” pesan Ustaz Syaifuldin di hadapan jemaah.
Tausiah yang disampaikan secara singkat namun sarat makna tersebut mendapat perhatian serius dari para jemaah yang hadir. Mereka diajak merenungi kembali makna turunnya Al-Quran serta menjadikannya sebagai pengingat untuk meningkatkan keimanan dan memperbaiki diri.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan umat dan masyarakat. Setelah rangkaian acara selesai, para jemaah melanjutkan ibadah dengan melaksanakan salat Tarawih berjamaah dalam suasana tertib dan penuh kekhusyukan.
( Redaksi )












