Aceh,”matahukum.id – Puluhan hektar sawah dan tambak udang yang tertimbun lumpur pasca dua bulan bencana alam aceh sehingga warga masyarakat di hantui kelaparan karena gagal panen dari hasil padi dan tambang udang di Nanggroe Aceh Darrussalam.

Relawan dari Siswa dan Majelis Guru SMKN 3 Bathin Solapan Duri dan paguyuban PSMTI Tionghoa Duri serta paguyuban PERMASA Duri Bengkalis Riau telah menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga yang tertimpa musibah di Aceh Utara dan Aceh Pidie Jaya.
Missi Kemanusiaan tersebut terhitung sudah yang ke sekian kalinya ini dilakukan oleh para relawan yang berkolaborsi ini dipusatkan di wilayah Aceh Utara dan Pidie Jaya, dimulai terhitung sejak pada Senin 21 Januari sampai dengan 25 Januari 2026.
Team Relawan Bantuan Becana Alam Diantaranya, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Bathin Solapan Duri, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Duri Bengkalis Riau, yang didampingi oleh Imam FPI Daerah Aceh, yang juga merupakan pimpinan Ponpes Dayah Darul Mudjahidin Aceh Utara bersama Paguyuban Persatuan Masyarakat Aceh Duri Bengkalis Riau, juga Pengurus Balai Pengajian Aceh Duri, team relawan tersebut telah mengelilingi Aceh untuk menyalurkan bantuan bencana alam berupa sembako disejumlah titik diantaranya. Desa Krueng Senong Kecamatan Kuta Makmur. Desa Paya Rabo Lhok dan Desa Blang Reuling Kecamatan Sawang. Desa Keude Bungkah Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara, Desa Lueng Bimba Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Nanggroe Aceh Darrussalam.
Imam FPI Daerah Aceh, Tengku Muslim AT Thahiri yang juga merupakan pimpinan Ponpes Dayah Darul Mudjahidin Aceh, yang didampingi oleh pengurus Persatuan Masyarakat Aceh Duri Riau, dan pengurus Balai Pengajian Aceh Darrussalam Duri Riau, mewakili masyarakat warga aceh yang tertimpa musibah bencana alam, menyampaikan ucapan ribuan terima kasih yang tak terhingga, kepada Majelis Guru dan Siswa SMKN 3 Bathin Solapan Duri, pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Duri Riau berserta ibu’ Hj. Winda, SE.,SH., juga kepada seluruh donatur sosial yang telah menyisihkan menyumbangkan sedikit hartanya untuk membantu meringankan beban rakyat aceh yang tertimpa musibah bencana alam ini.












