Kandis – Siak – Matahukum.id – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) terus diperkuat menjelang musim kemarau dan potensi El Nino 2026, PT Ivomas Tunggal (PT IMT) bersama PT Buana Wira Lestarimas (PT BWLM) dan PT Ramajaya Pramukti (PT RJP) menggelar Apel Siaga Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Lapangan Sei Rokan Training Center. Selasa, 12 Mei 2026.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 350 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimcam Kecamatan Kandis, Tapung, dan Tapung Hilir, Polres Siak, BPBD Kabupaten Siak, Manggala Agni Daops Sumatera VI/Siak, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak, Pemerintah Desa, hingga Masyarakat Peduli Api binaan perusahaan.
Apel siaga tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara perusahaan, Pemerintah, Aparat keamanan, dan masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla, khususnya di wilayah operasional perusahaan dan kawasan sekitar.
Regional Controller PT Ivomas Tunggal, Tumpal M. Bakara, mengatakan “Bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada tahun 2026.
“Sebagaimana berita yang berkembang di media sosial, televisi maupun media lain, bahwa tahun 2026 kita akan mengalami El Nino yang mungkin sama dengan kondisi tahun 2015 dan 2019.
Maka dari itu, kami berkomitmen untuk bersiap dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder mulai dari tingkat desa hingga kabupaten dalam rangka pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diperlihatkan berbagai sarana dan prasarana penanggulangan karhutla yang dimiliki perusahaan.
Beberapa teknologi yang digunakan di antaranya Fire Dangerous Rating System yang terintegrasi dengan aplikasi GSIS untuk memantau potensi kebakaran berdasarkan kelembapan, curah hujan, dan suhu harian.
Selain itu, perusahaan juga memanfaatkan aplikasi berbasis satelit Geosmart Fire untuk mendeteksi hotspot di area konsesi maupun radius lima kilometer dari wilayah sekitar perusahaan.
Teknologi lain yang digunakan meliputi CCTV berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mendeteksi firespot secara cepat serta penggunaan drone untuk memastikan titik api secara akurat dan aman.
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan apel siaga tersebut.
Menurutnya, Penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
“Kami memberikan apresiasi setinggi – tingginya untuk pelaksanaan Apel Siaga Karhutla ini, karena memang sudah sepatutnya pihak Pemerintahan, perusahaan dan masyarakat bersatu padu dalam pencegahan karhutla di seluruh wilayah Kabupaten Siak,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Camat Kandis, Said Irwan, M.IP., Beliau menilai kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat selama ini menjadi faktor penting dalam penanganan karhutla di wilayahnya.
“Perusahaan memiliki peran penting dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, salah satunya melalui pembinaan Masyarakat Peduli Api yang selama ini aktif membantu penanganan karhutla,” ujarnya.
Selain Apel siaga, kegiatan juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama pencegahan karhutla yang ditandatangani oleh Perwakilan Manajemen Perusahaan dan Forkopimcam Kecamatan Kandis, Tapung dan Tapung Hilir serta dilakukan simulasi pemadaman kebakaran oleh Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) PT IMT, PT RJP dan PT BWL.
Perusahaan menyebutkan “Bahwa saat ini mereka memiliki 60 personel inti pemadam kebakaran hutan dan lahan yang telah mendapatkan pelatihan dari Manggala Agni dan Personel tersebut terbagi dalam 12 regu yang disiagakan di setiap kebun.
Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla semakin meningkat serta tercipta sinergi berkelanjutan antara perusahaan, Pemerintah, Aparat Keamanan, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(Rls/Jay)
Sumber: PT. Ivomas Tunggal.










