MATAHUKUM.ID/SIMALUNGUN –- Seorang ayah dengan hati yang hancur melangkah masuk ke Polsek Gunung Malela pada Kamis siang, 09 April 2026, pukul 15.15 WIB, membawa laporan yang menyayat hati. Elfian Purba (41), seorang Pegawai Negeri Sipil warga Jalan Semangka II, Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, melaporkan bahwa putrinya, Silvia Armaya Purba (15), seorang pelajar, tidak pulang ke rumah sejak Senin pagi 06 April 2026 setelah berpamitan hendak berangkat ke sekolah. Laporan resmi diterima dengan nomor LP/01/IV/2026/SU/Simal-Sek Gunung Malela oleh PS. Ka SPKT I/B berpangkat AIPTU NRP 77040298.
Saat dikonfirmasi pada Kamis, 09 April 2026, pukul 18.20 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menyampaikan bahwa laporan ini langsung ditangani dengan serius oleh Polsek Gunung Malela. “Kami memohon bantuan seluruh masyarakat. Jika ada yang melihat atau mengetahui keberadaan Silvia Armaya Purba, segera hubungi Polsek Gunung Malela atau keluarganya. Setiap informasi sekecil apapun sangat berarti untuk membantu kami menemukan anak ini dan membawanya pulang dengan selamat,” ujar AKP Verry Purba dengan penuh kepedulian.
Berdasarkan keterangan pelapor Elfian Purba kepada petugas Polsek Gunung Malela, Silvia terakhir kali terlihat pada Senin, 06 April 2026, sekira pukul 06.40 WIB. Pagi itu, Silvia berpamitan kepada keluarganya seperti biasa dengan mengenakan seragam sekolah lengkap dan menyatakan hendak berangkat ke sekolah. Tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan saat Silvia meninggalkan rumah pagi itu. Namun sore harinya, gadis remaja tersebut tidak kunjung pulang. Hari pertama berlalu, hari kedua, hingga hari ketiga, Silvia tetap tidak ada kabar.
Elfian Purba tidak tinggal diam. Ia berupaya mencari sendiri keberadaan putrinya dengan menghubungi orang-orang terdekat Silvia. Pada Rabu, 08 April 2026, sebuah titik terang akhirnya muncul ketika pelapor mendapat informasi bahwa Silvia dikabarkan berada di rumah temannya yang bernama Bunga Saragih alias Lia Saragih, di kawasan Pintu Besi Tomuan. Dengan harapan yang membara, Elfian segera bergegas menuju lokasi tersebut.
Namun harapan itu kembali sirna. Setibanya di rumah Bunga Saragih, Elfian mendapati Silvia sudah tidak berada di sana lagi. Sang teman mengaku Silvia memang sempat berada di rumahnya, namun telah pergi meninggalkan tempat itu sebelum sang ayah tiba. Tanpa tahu harus mencari ke mana lagi, Elfian Purba akhirnya memutuskan untuk menyerahkan permasalahan ini kepada pihak kepolisian demi mendapatkan bantuan penelusuran yang lebih luas dan terstruktur.
“Saya sudah mencari ke mana-mana tapi anak saya belum ditemukan. Saya mohon bantuan polisi dan masyarakat untuk membantu menemukan Silvia. Dia anak saya satu-satunya yang sedang sekolah, saya sangat khawatir dengan kondisinya,” demikian inti keterangan Elfian Purba kepada petugas Polsek Gunung Malela.
Silvia Armaya Purba, lahir di Pematangsiantar pada 10 Agustus 2011, kini berusia 15 tahun. Gadis berstatus pelajar ini memiliki ciri-ciri fisik yang cukup khas, yakni tinggi badan sekira 155 cm, postur tubuh langsing, wajah oval, mata bulat berwarna hitam, rambut ikal panjang sebahu berwarna hitam, berkulit putih, dan berhidung mancung. Saat terakhir kali terlihat, Silvia mengenakan seragam sekolah.
AKP Verry Purba kembali menegaskan seruan kepada seluruh lapisan masyarakat. “Kami membuka informasi seluas-luasnya. Siapapun yang melihat anak dengan ciri-ciri tersebut, atau mengetahui keberadaan Silvia Armaya Purba, tolong segera hubungi Polsek Gunung Malela atau langsung hubungi orang tuanya di nomor 083179610319. Mari kita bantu bersama memulangkan Silvia kepada keluarga yang sangat merindukannya,” ungkap AKP Verry Purba.
Polsek Gunung Malela bersama jajaran Polres Simalungun kini aktif melakukan penelusuran dan pengembangan informasi demi menemukan Silvia dan membawanya pulang dengan selamat.
R, Dmk












