MATAHUKUM.ID/SIMALUNGUN -– Polisi sahabat masyarakat hadir di tengah-tengah pesantren! Aiptu H. Sinaga, Bhabinkamtibmas Polsek Bosar Maligas, menghadiri kegiatan Temu Ramah Wali Santri dan Tabligh Akbar di Pondok Pesantren Daarut Thafidz Kucingan, Senin (16/2/2026) sore. Kehadiran polisi di acara keagamaan ini menjadi bukti nyata kedekatan Polri dengan masyarakat di segala lini kehidupan.
Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G Silalahi, S.H., saat dikonfirmasi Senin malam (16/2/2026) sekitar pukul 19.40 WIB menjelaskan pentingnya kehadiran Bhabinkamtibmas di kegiatan keagamaan. “Bhabinkamtibmas kami, Aiptu H. Sinaga, menghadiri kegiatan Temu Ramah Wali Santri dan Tabligh Akbar yang diisi oleh KH. Mahmud Al-Hasan di Pondok Pesantren Daarut Thafidz Kucingan Cabang Pondok Pesantren Al Fatah Temboro,” ujar IPTU Sonni.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga selesai ini dihadiri ratusan wali santri dan para santri serta santriwati Pondok Pesantren Daarut Thafidz yang berlokasi di Nagori Kucingan, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di acara ini bukan sekadar formalitas, tapi bentuk nyata program community policing yang menjadi prioritas Polri. Kami hadir di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pesantren,” ungkap IPTU Sonni menjelaskan filosofi kegiatan.
Kapolsek menegaskan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Kepolisian dan Keputusan Kapolda Sumut Nomor Kep/50/I/2023 tentang Pengangkatan dan Penempatan Bhabinkamtibmas di Lingkungan Polda Sumut. “Ini adalah tugas resmi Bhabinkamtibmas untuk dekat dengan masyarakat di wilayah binaannya,” ujar IPTU Sonni.
Aiptu H. Sinaga dalam kesempatan tersebut menyampaikan himbauan Kamtibmas kepada wali santri dan para santri yang hadir. “Bhabinkamtibmas memberikan himbauan Kamtibmas kepada wali santri dan para santri serta santriwati yang hadir. Pesannya sederhana tapi penting: jaga keamanan, jaga ketertiban, dan saling peduli sesama,” ungkap IPTU Sonni menceritakan materi himbauan.
Yang menarik, kehadiran Bhabinkamtibmas mendapat respons sangat positif dari pengasuh pesantren dan para wali santri. “Mereka sangat senang dengan kehadiran polisi di acara keagamaan. Ini membuktikan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat, bukan terpisah dari masyarakat,” ujar IPTU Sonni.
Acara tabligh akbar yang diisi oleh KH. Mahmud Al-Hasan berlangsung sangat khidmat. Sang kiai menyampaikan ceramah dan tausiah yang menyentuh hati para hadirin tentang pentingnya pendidikan agama, akhlak mulia, dan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
“KH. Mahmud Al-Hasan dalam ceramahnya juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bhabinkamtibmas dan turut memberikan himbauan Kamtibmas dari perspektif agama. Ini adalah kolaborasi yang sangat baik antara tokoh agama dan aparat keamanan,” ungkap IPTU Sonni.
Kapolsek menjelaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan pesantren memiliki tujuan strategis. “Pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Kehadiran Bhabinkamtibmas di sini untuk membangun komunikasi yang baik, sehingga jika ada masalah keamanan atau ketertiban, masyarakat tidak ragu untuk melaporkan kepada kami,” ujar IPTU Sonni.
Program Bhabinkamtibmas ini juga sejalan dengan konsep polisi yang dekat dengan masyarakat. “Kami ingin masyarakat melihat polisi bukan sebagai sosok yang menakutkan, tapi sebagai sahabat yang siap membantu kapan pun dibutuhkan,” ungkap IPTU Sonni dengan nada hangat.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan informasi penting terkait kondisi Kamtibmas di wilayah Bosar Maligas. “Alhamdulillah, kondisi Kamtibmas di wilayah kami aman dan kondusif. Kami berharap dengan kehadiran di acara-acara seperti ini, hubungan polisi dan masyarakat semakin erat,” ujar IPTU Sonni.
Para wali santri yang hadir sangat antusias mendengarkan himbauan dari Bhabinkamtibmas. Beberapa dari mereka bahkan menyempatkan diri untuk bersalaman dan berfoto bersama dengan Aiptu H. Sinaga setelah acara selesai.
“Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan. Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir di acara-acara formal, tapi juga di kegiatan-kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya masyarakat. Ini adalah cara kami membangun trust dengan masyarakat,” ujar IPTU Sonni menegaskan komitmen.
Pondok Pesantren Daarut Thafidz Kucingan yang merupakan cabang dari Pondok Pesantren Al Fatah Temboro ini menampung ratusan santri dari berbagai daerah. Kehadiran Bhabinkamtibmas di acara temu ramah wali santri menjadi momen penting untuk memperkenalkan diri dan membangun kedekatan dengan komunitas pesantren.
“Situasi kegiatan berjalan aman dan lancar. Tidak ada kendala apapun. Justru kami mendapat sambutan yang sangat hangat dari pengasuh pesantren, wali santri, dan para santri,” ujar IPTU Sonni menutup keterangan dengan puas.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri terus berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat melalui berbagai program, termasuk kehadiran Bhabinkamtibmas di kegiatan-kegiatan keagamaan yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Indonesia.
R, Dmk










